Nama Anakku Ziyadatul Khoir Azwar, Panggil saja Zika

Alhamdulmybaby1illah setelah dua hari dan semuanya normal, Jumat siang kita memutuskan untuk pulang dari rumah dari rumah sakit.

Lega rasanya semuanya sudah selesai, sesampainya di rumah mertua setiap hari kupandangin anakku dari ujung rambut dan ujung kaki, sesekali ku ciumin. Duh.. pokoknya senang banget. Akhirnya saya menjadi seorang Ayah perasaan syukur, senang, bahagia dan bangga menjadi sebuah santapan kehidupan baruku.

Tak bosan-bosan rasanya sesekali ku ciumin kepala, dan bibir mungilnya, tapi ada sedikit beban, saya masih bingung mau dikasih nama siapa anakku ini. Sebenarnya pingin anakku saya kasih nama Indonesia banget dan semua orang kalau memanggilnya langsung mengerti artinya. Lama ku cari-cari di google tak ketemu juga. Yang pasti aku ingin anakku kelak mempunyai hati dan prilaku yang baik, dan di namanya mengandung arti kebaikan.

Akhirnya saya menemukan sebuah nama di internet, namanya Fathiyya yang mempunyai arti kebaikan. Kemudian binggung lagi nama depannya dikasih apa, ya entah muncul darimana akhirnya aku melilih nama depan Ratu, sehingga semula anakku rencana saya beri nama Ratu Fathiyya Azwar, yaitu seorang ratu kebaikan, tapi sayang mertua saya kurang setuju dengan nama Ratu didepannya, soalnya katanya terlalu “abot”(baca=berat) buat orang jawa.

Saya jadi teringat obrolan saya bersama teman-teman kantor pada saat menjenguk istri dan anak saya di rumah sakit. Tiba-tiba kepikiran arti barokah dan ceramah Ustad Samsul Arifin kala waktu ceramah di bandung. Kata-kata yang selalu ku ingat Berkah itu Ziyadul Khoir, artinya apa yang kita dapatkan bisa selalu menambah kebaikan dalam diri kita dan lingkungan. Jadi kenapa orang-orang tua kita jaman dahulu selalu bilang “ra popo rejekine setitik sing penting barokah” artinya walaupun rejekinya sedikit tapi bisa menambah kebaikan dalam diri kita, kebaikan kenikmatan iman dan rasa syukur kepada Allah. Swt itu yang sangat penting. Dan Alhamdulillah mertuaku menyetujui nama tersebut.

Tak terasa besok sudah mau hari Senin, dan besok harus meninggalkan anak dan istri untuk segera berangkat ke Banjarmasin. Dalam hati kasihan ya dirku sudah ngak bisa mengadzani pas kelahiran, dan waktu aqiqohan di tujuh hari kelahirannya pun saya tidak bisa mengikuti acara aqiqohannya dan memberikan sebuah nama serta memotong rambutnya walaupun hanya acara sederhana.

Hari senin jam 8 pagi saya berangkat ke ke stasiun Solo Balapan menuju Bandara Yogyakarta. Sesampai di bandara tak ada perasaan apa-apa hanya sedih meninggalkan dua wanita yang kusayangi, tanpa ragu saya checkin dibandara, dan al hasil oh my God… kantor salah pesen tiket harusnya tiket saya ke Banjarmasin 07 Januari 2013 tapi salah pesen menjadi 07 Februari 2013. Kesel juga nih, sudah jauh-jauh ke Yogya tapi tiket salah, tapi saya juga ngak teliti saya hanya melihat kode bookingnya saja, tanpa memperdulikan tanggal nya. Karena instruksi sms atasan saya sudah jelas, “asrul tiket sudah dipesan berangkat hari senin tanggal 07 Januari 2013, tiketnya bentar lagi saya email” sehingga begitu email masuk saya hanya buka lewat handphone dan menulis kode bookingnya.

Akhirnya setelah berkoordinasi dengan atasan saya, akhirnya saya disuruh berangkat hari selasa malam, karena tiket pada hari itu sudah habis dan mungkin jika memakai penerbangan lain cukup mahal, *medit mode on*

Ya.. perasaan kesel mendadak menjadi seneng, akhirnya saya bisa ketemu lagi saya buah hati dan bidadariku hehe..

Alhamdulillah bisa semaleman lagi tidur bareng istri dan anakku, itu sungguh sesuatu banget kalau katanya mbak syahrini. Dan tentu saja bisa motong rambut anak saya di hari ke tujuh pada saat aqiqohannya.

Saya menelpon istri saya dan mengabari akan segera balik ke solo lagi, karena penerbangan ditunda besok.

Hari selasa, tepat hari ketujuh kelahiran anak saya Dengan menyebut Nama Allah, dan Muhammad Rasullullah utusan Allah, saya memberi Nama anak perempuan saya dengan nama Ziyadatul Khoir Azwar, nama panggilannya Zika, yang lahir di tanggal 02 Januari 2012, Jam 14.48wib di RS. Oen Solo Baru, Jawa Tengah.

Ridhoi keluarga dan anak kami Ya Rabb… semoga menjadi anak yang sholehah… aamiin….

No comments.

Leave a Reply